Temu Bisnis antara BP Batam dan Batam Japan Club

Share it:

Untuk meningkatkan pertumbuhan investasi di wilayah Kota Batam, khususnya bagi para calon investor asal Jepang, maupun investor yang sudah berinvestasi dan melakukan aktivitas kegiatan produksinya di Kota Batam, yang sehubungan degan hal tersebut Badan Pengusahaan (BP) Batam mengadakan kegiatan Business Gathering dengan Batam Japan Club pada Senin (29/2) bertempat di Southlinks Golf and Country Club Batam.

Kegiatan Business Gathering tersebut merupakan salah satu tugas dan fungsi BP Batam selaku pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dalam meningkatkan pertumbuhan investasi dan ekonomi di wilayah FTZ Batam, dan melalui Direktorat Promosi dan Humas tugas dan fungsi tersebut dapat dijalankan dengan baik. Hal tersebut merupakan tupoksi dari BP Batam untuk selalu berusaha menjaga iklim investasi di Batam, yang salah satunya adalah dengan mengadakan Business Gathering.

Business Gathering seperti ini sering dilakukan selain untuk mempromosikan KPBPB Batam sebagai tempat yang tepat bagi para investor yang ingin berinvestasi, tepai dilakukan juga untuk menjaga hubungan baik antara BP Batam dengan para stake holder, pengusaha, maupun asosiasi bisnis baik yang berada wilayah Kota Batam, seperti KADIN, HKI dan Pengelola Kawasan Industri, maupun dengan manajemen penanam modal asing yang berada di Batam seperti Jepang, Singapura, Korea, Eropa, Amerika dan Negara lainnya.

Kegiatan tersbeut dibuka oleh Direktur Promosi dan Humas, Purnomo Andiantono yang mengatakan dalam sambutannya bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan business gathering ini adalah untuk mensosialisasikan perkembangan Batam kepada para stake holder sekaligus mendapatkan masukan, saran, kritik dari para pengusaha sehingga dapat ditindaklanjuti baik dari level lokal, regional dan pusat agar iklim investasi di Batam semakin baik.

Pada kesempatan kali ini selain menginformasikan mengenai perkembangan Kawasan FTZ Batam, BP Batam juga mensosialisasikan Permendag nomor 127 tahun 2015 tentang peraturan pemasukan barang modal bukan baru diwilayah KPBPB Batam. Presentasi tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Barang, Tri Novianta Putra yang mendapat sambutan cukup antusias dari para peserta Business Gathering

Acara tersebut dihadiri oleh 15 pengusaha Jepang yang ada di Batam dan juga merupakan anggota dari Batam Japan Club yang diketuai oleh Hitoshi Jito serta turut hadir Kasi Pendaftaran dan Perijinan BP Batam, Wildan Arief, beserta para pejabat dari Direktorat Promosi dan Humas BP Batam.

Antusias para tamu undangan ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan mengenai proses perijinan serta penyampaian berbagai kendala yang dihadapi dalam melakukan kegiatan produksi di Kawasan FTZ Batam, contohnya seperti proses birokrasi perijinan dan demo buruh. Menanggapi pertanyaan tersebut Purno menjelaskan bahwa saat ini BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepri bekerjasama dengan Pemerintah Pusat untuk melakukan pembenahan berbagai permasalahan yang dapat menghambat dan sering terjadi di wilayah FTZ Batam, oleh karena itu beliau agar nantinya Pemerintah Pusat membuat berbagai kebijakan dan memberikan solusi bagi permasalahan tersebut.

Purnomo Andiantono juga menyampaikan dalam acara business gathering ini kepada seluruh tamu undangan bahwa untuk tahun 2016 ini, penanam modal terbesar di wilayah Provinsi Kepri adalah para pengusaha Jepang (via singapura) yang hampir 70% berinvestasi di FTZ Batam.

sources : BPBatam
Share it:

batam

investment

Post A Comment:

0 comments: